Benarkah Rumput Tetangga Selalu Lebih Hijau?!

Beberapa hari yang lau, seorang teman masa kecil sempat berkata, “Beruntung sekali hidupmu El, sejak kecil hingga sekarang semua yang kau inginkan bisa kau dapatkan dengan mudah. Sepertinya jalan hidupmu lancar2 saja tanpa hambatan.”

Saya terdiam sejenak, bingung harus berkata apa dan sejujurnya saya tengah mencoba meresapi kembali kata2 sang teman.

Kemudian lanjutnya, “Sejak kecil, kamu dikagumi banyak orang dg semua talent yg kamu punya. Sampai sekarangpun kamu tetap mengagumkan. Kamu bisa memilih sendiri perguruan tinggi negeri mana yg akan kamu masuki, bukan seperti saya yang terpaksa mengandalkan ortu untuk masuk di salah satu jurusan extension di PTN, karna tak satupun saya lolos seleksi PTN dg hasil sendiri. Selain itu, kamupun bahagia sekali memiliki keluarga yang sedemikian, orang tua yang sangat mencintaimu dan seorang adik yang selalu jadi kebanggaanmu, tidak seperti saya yang harus rebutan kasih orang tua dg adik2 saya, karna sayapun bukan putri mereka satu2nya. Kamupun bisa memilih sendiri pria mana yang kamu inginkan, dengan kondisi jika saya jadi kamu, tentu saya akan sangat bingung memilih satu dari beberapa pria terbaik yang bisa kau miliki dengan mudah.”

Saya hanya tersenyum kecil sembari menarik nafas.
Teman, seandainya kamu jadi saya dan saya jadi kamu, mungkin tak akan pernah ada kalimat seperti itu.
Ladang tetangga akan selalu terlihat lebih hijau, tanpa kita mampu menggarapnya jika ladang itu menjadi milik kita.

Hari ini mungkin kamu mengagumi kehidupan saya, tapi jika kamu masuk dan menjalani kehidupan seperti saya, atau saya menjadi kamu, saya tak yakin kita mampu bertukar peran dalam waktu yang lama :)

Oke, sekilas saya ceritakan kehidupan pribadi saya ;)

Sejak kecil, mungkin saya hanya beruntung karna kamu mengagumi semua prestasi dan piala2 saya.
Tapi kamu tak merasakan sakitnya ketika beranjak dewasa dan piala2mu tak lagi memberi nama, karna masa ditelan usia.
Perlu satu hentakan yang keras, sangat keras untuk kembali meraih masa gemilang seperti dulu. Dan hingga hari ini, saya bukan lagi seseorang yang kamu kagumi di masa lalumu itu.

Mungkin dulu saya beruntung karna pernah menjadi seorang aktivis yang sungguh (sempat) mereguk indahnya hidayah dan merasakan nikmatnya bercinta dengan ayat2 Al-Qur’an.
Tapi kamu tak merasakan sakitnya ketika tersadar hidayahmu luput dari genggaman dan kau kembali terjebak dalam kejahiliyaan.
Meski ada yg bilang mustahil seorang akhwat dapat tenggelam dalam futur begitu saja, tapi inilah kenyataannya, sayapun menyesali itu, sungguh sangat menyesal :(

Memang benar, Iman itu bak selembar tisu, bisa kotor, bisa ternodai, bisa sobek, bisa hancur berkeping-keping.
Untuk itu, waspadalah selalu hai teman, jangan kau sombong dg Imanmu hari ini!

Sekali lagi, mungkin saya memang beruntung karna selalu dicintai oleh pria2 baik lagi baik-baik.
Tapi kamu tak merasakan sakitnya dituding sebagai “cewek matre”.
Meski semua hanya kebetulan, tapi harus saya akui bahwa menjalin hubungan dg pria tampan lagi kaya bukanlah satu hal yg mampu membawa saya pada kebahagiaan seperti yang kamu bayangkan.
Kamupun tak merasakan sakitnya untuk menyakiti hati seseorang ketika harus memilih satu yang terbaik dari semua pilihan yang ada.

Mungkin saya memang terkesan manja dg semua belaian dan limpahan kasih orang tua dan tak harus rebutan kasih dengan saudara, krn saya memang hanya memiliki satu orang saudara dan itu lelaki yang tak mungkin selalu bergelantung manja.
Tapi kamu tak merasakan sepi yang membuat masa kecilmu tak berwarna dg tawa bersama saudara, karna adikku lahir ketika masa bermainku hampir usai.
Dan kamu tak merasakan perih ketika ibumu meminta dg penuh iba “jangan menikah dulu, Nak. Ibu masih ingin bersamamu, membelaimu dalam kasih ibu”, karna memang beliau tak memiliki tempat selain diriku untuk mencurahkan semua kasihnya yg berlimpah.

Dan mungkin, lagi2 saat ini saya tengah beruntung dengan apa yang saya miliki saat ini, seorang laki2 yg luar biasa sabar dg usaha yg luar biasa keras dan cinta yang luar biasa besar untukku.
Tapi lagi2 kamupun tak merasakan sakitnya ketika menghadapi ujian demi ujian dalam hubunganmu, ketika hubunganmu diusik secara bertubi2 oleh seseorang dari masa lalu kalian berdua, ketika cinta kalian diuji oleh kemiskinan yg amat getir, ketika cinta harus berhadapan dg opini publik, ketika cinta harus bersaing dg ketakutan sang ibu.

Teman, Bayanganmu saya bahagiakah????
Yah, sesungguhnya saya memang bahagia dengan semua yang saya alami di hidup ini, sangat bahagia :)

Tapi saya bahagia bukan karna apa yang saya miliki, saya bahagia karna telah berhasil melewati ujian Tuhan untuk hidup saya.

Bersyukur atas apa yang telah diraih dan berusaha memperjuangkan apa yang layak dipertahankan untuk hidupmu.

Percayalah teman, jangan pernah mengira rumput tetangga lebih hijau sebelum kau mencoba menggarap dan menyuburkan ladangmu sendiri!!! :)

Dipublikasi di about me, narziz, sweet diary, tentang aku dan kamu, Uncategorized | 2 Komentar

“Mengapa Ia begitu Mencintaimu???”

Walau dunia berhenti berputar dan kau terhenti di barisan paling bawah sekalipun,
Walau kau orang termiskin yang ditakdirkan Tuhan sekalipun,
Walau kau tak kan pernah dapat memberiku surga yang diimpikan setiap wanita sekalipun,
Walau kau hanya mampu menjanjikan sebuah ijab sederhana atasku, tanpa adanya pesta, tanpa kemeriahan dan tanpa kemegahan sekalipun……

Tapi dengan segenap keteguhan hati,,,,sedikitpun aku tak akan berpaling untuk meninggalkan cintamu.

Walau semua orang nantinya akan memandang aneh kepadaku sembari berbisik2, “Lihatlah gadis tolol di sana, rupanya dia telah dibutakan oleh cinta seorang pria miskin…..haha, sungguh ironis dan tidak realistis pemikirannya….hihihi.”

Lalu, aku yang melihat dan mendengar mereka yang tercekikik itu akan tersenyum dan berkata tegas, “Justru di sini titik paling realistis yang harus Anda ketahui!!! Bahwa Cinta bukanlah cinta jika Anda Sanggup memilih yang lain daripadanya!!! Tidak bisa dikatakan Tulus cinta seseorang jika ia mampu beranjak dari cinta itu sendiri!!!”

Hingga akhirnya semua orang itu akan melirik dan bertanya padaku, “Mengapa kau bisa sampai memilihnya???”

Lalu akupun menjawab, “Karena cintanya padaku yang begitu besar!”

Hingga mereka akan bertanya lagi padaku, “Mengapa Ia bisa sampai begitu mencintaimu???”

Sambil tersenyum penuh kemenangan akupun menjawab, “Ada banyak hal yang membuatnya mencintaiku. Dia mencintaiku karena aku bukan orang yang penuh kepalsuan. Dia mencintaiku karena aku wanita yang memang layak untuk dicinta dan dipertahankan. Dia mencintaiku karena aku lah cinta itu sendiri!!!” :)

Teruntuk my beloved fiance, my Bi, my rdLimosin, Cacinq
“Tak perlu kau atau aku bertanya tentang sesuatu yang kita sama2 sudah menemukan jawabnya, di dalam hati kita masing-masing, melalui binar mata kita masing-masing, melalui rona merah di mukaku yang selalu bersemu ketika kau tatap mataku.”

Rabu malam, 30 September 2010, Selepas menutup telepon darimu, pkl 00:20 Waktu jarum jam di kamar sempitku :)

Dipublikasi di tentang aku dan kamu | 1 Komentar

“Banyak Tau” ATAU “Tau Banyak” ???

Saat tulisan ini dibuat, saya sedang berada di ruang kerja saya, dimana baru beberapa minggu ini saya menempatinya. Bukan, bukan ruang kerja Bidan seperti yang selama ini orang tau tentang saya, bukan pula ruang siaran dimana saya biasa bercuap-cuap ria setiap harinya. Saya tidak sedang berada di sebuah rumah sakit ataupun klinik bersalin, pun tidak sedang berada di studio seperti biasanya. Saat ini, saya tengah berada di ruang guru sebuah SMU Negeri yang lumayan ternama di Kota Palembang. Yeah, I’m a teacher here :)

Kenapa saya tiba2 mendadak jadi seorang guru padahal saya sama sekali tak memiliki latar pendidikan guru, pun tak memiliki pengalaman yang cukup untuk mengajar??? Bukan, sama sekali bukan karena ini aji mumpung ataupun banting setir karena tak laku lagi jadi Bidan, sama sekali bukan itu alasannya. Malah kalau boleh saya bahas sedikit, tanpa bermaksud untuk menyombongkan diri, sebenarnya tawaran menjadi Bidan itu sudah berdatangan dari beberapa tempat, mulai dari Klinik Bersalin di Sungki, Kertapati, sampai tawaran dari RSIB yang mulai berkembang pesat saat ini. Jadi tak ada alasan bagi saya berhenti sebagai Bidan hanya karena tak mendapat peluang kerja yang sesuai profesi. Bukan pula lantaran penghasilan sebagai Bidan terlalu kecil sehingga saya harus mencari ladang lain yang lebih hijau. Sekali lagi saya tegaskan, bukan itu alasannya!!!

Dalam hal ini, saya mungkin punya pikiran berbeda dari teman-teman yang lain. Bagi saya, latar pendidikan bukanlah patokan utama kemana kita harus mencari kerja atau apa profesi kita selanjutnya. Dapat berkarya sebanyak mungkin dan mengembangkan potensi diri semaksimal mungkin, itulah arti sebuah pekerjaan dan profesi menurut kacamata saya.

Saya mungkin bukan orang yang “Banyak Tau” dalam satu hal, tapi saya memilih untuk “Tau Banyak” hal. :)

Dipublikasi di about me | 2 Komentar

Akhirnya, setelah Lama ga nge-blog.

Hmm…lama sekali rasanya tak membuka halaman ini. Terakhir saya posting kalau tidak salah sekitar  1 tahun yang lalu :)

Ada banyak hal yang telah lama menggumpal di benak saya dan terkadang itu memerlukan tempat khusus untuk ditumpahkan. Sayangnya, terkadang saya sering kehilangan memori bahwa saya memiliki sebuah media yang selalu siap menampung semua luapan emosi saya, sehingga saya justru sering sekali menumpahkan semua rasa saya pada secarik kertas kosong, terkadang lagi saya menulis sepatah-dua patah curhatan terselubung pada status facebook saya ,atau bahkan jika itu tak cukup membantu, saya malah kerap kali melimpahkan semua kesah dan kesal pada seseorang yang terkadang justru sengaja memancing emosi saya,,,hfft *_^y

By the way, bicara masalah seseorang tadi, beberapa waktu lalu saya sempat membaca postingan terbarunya yang bertajuk Negeri Di Awan….Hmm, tak menyangka akan ada postingan seperti itu. Dan tak menyangka akan keluar kata2 semanis itu darinya. Walau terkadang, do’i memang bisa jadi amat sangat melow dan romantis kalo udah ngomongin masalah hati…hihi. Eits, tunggu dulu, untuk saya kah postingan itu ditujukan??? Hoho….awas saja kalo bukan ya!!! Tak tagih royalti nanti udah pajang foto tangan saya dengan manisnya :)

Dan akhirnya, saya terinspirasi untuk mulai kembali meluangkan semua yang terpendam di sini. Semoga tulisan ini bukan merupakan satu-satunya postingan saya di tahun ini. Dan semoga, penyakit malas saya tak kambuh lagi saat ide menulis bermunculan di benak saya :)

Dipublikasi di Uncategorized | Tinggalkan Komentar

(amazing) gol d’big 20 “Pemilihan Miss XL 2009″

img_1385

31 mei 2009 be amazing day for elda :) cuz maren itu cuma iseng2 doank masukin foto close-up ke harian Sumatera Ekspress Palembang buat acara “pemilihan Miss XL 2009″ :D acara berlangsung di atrium PTC Mall sejak pukul 11.00 Wib.

hari2 sebelum acara dimulai sama sekali gag ada persiapan apa pun, bahkan provider yang intens el pake setiap harinya pun bukan XL, jadi klo bakal ditanya2 nantinya seputar XL udah yakin banget gag bakal bisa jawab deh :D

sehari sebelum audisi, el sempet tanya ke CP nya, Andi dari Sumeks EO.. el tanya ttg audisi yg akan berlangsung besok.. pesertanya yg dapet panggilan aja ataw gimana, terus kostumnya gimana (ada ketentuan model n warna gag? gmn kl pke jilbab boleh ikut gag?)…dg amad sangad singkad el cuma dikasih tau 2 hal: yg pertama, semua peserta yg fotonya udah terdaftar silahkan datang k PTC Mall. yg kedua, yg berjilbab tetep bisa ikut.

akhirnya dg modal info yg amad sangad singkad itu, keesokan harinya elda dengan bantuan nasehat seputar kostum oleh jeng Lies Surya (easy) memilih paduan baju warna merah-hitam, seperti di foto berikut:

nrzzzszzttt-p668

nrzzzszzttt-p666

sesampainya di PTC Mall, maksud hati hendak segera registrasi apa daya harus tertunda dulu karena panitia bilang kostum saya menyalahi warna yg ditentukan…HANJRIIIIID….sial banged dah, campur aduk rasa saat itu. pengen teriak, pengen caci maki yg namanya ANDI itu, kenapa dia gag kasih info detail ketika el tanya….heeeerrrrrghhh..kesel. mood buat ikutan lomba hilang seketika, saat itu maunya pengen cepet2 pulang aja. untung mb’easy masih membesarkan hati dan ngajakin cari2 baju warna orange di sana. cari baju bukan perkara yg gampang boss, udah susahnya setengah mati, sekali dapet mahal pula..DAMN!!!

setengah berkejaran dengan waktu, el coba telpon sang kekasih, berharap dia mau peduli dan sedikit membantu, karna saat itu harus balik lagi ke salon yg kebetulan berada di samping kos mb’easy, harus segera ganti jilbab dan nyetrika baju baru tadi, sedang lomba saat itu sudah dimulai….tapi apa dayaku jika sang kekasih berhati batu, belum selesai el menjelaskan apa yg terjadi, rentetan ocehan telah lebih dulu keluar dari mulutnya, yaaa walau akhirnya dia melunak dan bilang akan menemui el d PTC saat itu. tapi setelah ditunggu lebih dari 1/2 jam, nyatanya sang kekasih masih tak kunjung datang (padahal rumahnya kan cuma di perum, yg tak terlalu jauh dari PTC)…kesal ku sampai ke ubun2 rasanya saat itu, tak dapat lagi ku bendung akhirnya titik bening itu jatuh juga dari mataku. segera ku putuskan untuk tidak menunggu lagi dan mengerjakan semuanya sendiri, walau saat itu kaki rasanya udah mo patah karna hak yg udah kek enggrang  :(

tapi beruntung ternyata cacinq tak sekejam itu, walau dg nada suara yg amad sangad tak enak didengar, dia menyusulku juga…meski kesalku masih di ubun2, tapi tak ada guna bertengkar saat itu. toh setiap ocehanku pun tak satupun yang terserap di otaknya :P

~~~

well, cerita sedihnya cukup sampai disitu sajah… selebihnya el hanya menjalankan audisi hari itu HANYA KARNA MELAMPIASKAN KESIALAN tadi pagi, tanpa sedikitpun berfikir akan masuk ke 40besar bahkan bisa terpilih sebagai 20besar sessi 1 dan melaju ke babak grand final…Subhanallah.

kalo ada yg gag percaya, sebenernya sama..tadinya pun el gag percaya. koq bisa yaaa??? hhh…mungkin cuma bonus aja dari Yang Maha Tau :) Tapi sampai saat ini, Alhamdulilah el sama sekali gag berfikir bahwa el ini cantik, pinter, atau apa lah. bagi saya, ini lah elda. sampai kapan pun akan tetap mempunyai kekurangan yg seabrek2 juga, dan kalo pun ada setitik kelebihan yg tersembunyi tak lain hanya Mukjizat dan Kuasa dari Allah SWT juga.

img_1452

okeh…so, let see me at 21 Juni 2009 on Grand Final pemilihan Mss XL 2009. walau cukup sadar bahwa el tak secantik dan tak sepintar para finalis lain, tapi Doa dan dukungan dari semua pihak akan sangad berharga buat el. thanks for all :)

Dipublikasi di narziz | Tag | 4 Komentar

pasca yudisium

kemaren, Kamis, 28 Agustus 2008….akhirnyo yudisium jg.

ternyata cak itu b y acara yudisium tuh???? ah, biaso be deh. cuma siram-siraman doank >:P   tapi terlepas dari acara yg “ternyata cuma siram-siraman doank” tuh, ada satu keharuan yang amat di dalam hati el. yupz….krn tepat hr itu, el sudah bs disahkan sebagai bidan. Hhhh….Elda Juniarti, Am.Keb :)   senangnyaaaaa :D

Dipublikasi di narziz | 5 Komentar

lg stress nih :(

    stres nian deh….di tempat kerjo sistem berubah, ngeraso dak nyaman be dg sistem baru :( nak tetep pake sistem lamo, dak ado yang dukung. nak pindah tempat laen, lebih dak enak lagi…dimano integritasnyo???

niatnyo balik kerumah, nak istirahat, nenangin pikiran…eh ternyata dpt masalah baru lagi. ortu meragukan pilihan yg sudah el tetapke. heh…ngerti sih, ini karno mereka sayang el, tapi kan el bukan anak kecil lg…rasonyo el sudah cukup tw mano yg baik dan idak, dan rasonyo sampe saat ini el cukup biso mbuktiin ke mereka kl apa pun keputusan el, ap pn yg sdg el jalani, itu semua biso el pertanggung jawabin.  el tuh tau, kl ibu-bapak tuh ngelarang el ini-itu dan segalo macem-segalo macem tuh krn takut sekolah dan kuliah el jadi kacau kan?. tapi nyatonyo kan el tetep biso mbuktiin kl prestasi el ttp bagus kan? huh,,,plis dunk… percayo b sm el :(

Dipublikasi di sweet diary | Tinggalkan Komentar

setelah peperangan besar….

    hufh….alhamdulillah….kemaren baru ngelewati sidang akhir yang suaaaaangat menegangkan hingga akhirnya dinyatakan lulus sebagai bidan…prok prok prok *tepuk tangan dewe’an* :-P

waktu ngeliat KTI pny kwn sblah, awalnya takut jg cz byk yg dicoret2 bahkan ado jg yg dsuruh ganti ulang nian :(   awalnyo mikir, duh jgn sampe nasib elda seapes itu *berdoa*…waktu mbuka lembar demi lembar KTI elda yg sudah dibalikin dosen, sempet kaget jg…subhanallah…bersih nian. masih cak keadaan awal dikumpul, rapi dan tanpa komentar satu pun.

tapi ini bwt elda jd mikir, ni emang KTI el yg udah bagus atow dosen yg ringam ngeladenin konsulan el??? :D

yg pasti…thx god…syukurku untuk kehidupan yang luar biasa ini :)

Dipublikasi di go midwifery | 1 Komentar

Apa Yg Ku Pikir tentang CINTA???

    apa yg telah ku fikirkan tentang cinta??? belum terlalu lama…belum. baru 8bulan semua berlalu. 8 bulan yg lalu aku menangis, meratapi kehampaan hari2 mendatang tanpa kehadirannya lagi. 8bulan yg lalu aq bersumpah tak kan memaafkannya. 8bulan yg lalu aku berkata, tak ingin ku buka kembali hatiku pada siapa pun. 8bulan yg lalu aku begitu terluka. dalam dan sangat. perih dan pedih. tak ingin ku kenal lagi satu makhluk bernama pria. tak ingin ku dekati lagi satu kata bernama cinta.

namun kini kau hadirkan kembali padaku Tuhan…sosok yg berbeda, walau awalnya ku pandang sama. dia obat bagi luka ku yang berdarah. dia solatif bagi hatiku yg remuk. dia maaf bagi amarahku yang membuncah. dia cinta bagi duniaku yang tengah kelam. walau awalnya tak ku ingini rasa ini ada, namun memori akannya menyeruak masuk memenuhi semua pori-pori tubuhku.

jika masih diizinkan ku bermohon…ku mohon jaga ia untukku Tuhan. tak ingin ku kehilangan lagi. tak ingin ku disakiti lagi…jika suatu saat aq bukan yang terbaik untuknya, ku mohon jangan izinkan ku bernafas lagi Tuhan…karena ku pastikan, aku tak kan sanggup melihat cintaku kembali pergi.

*saat ku sadar, bahwa ku tak lagi mengharapkannya kembali…dan ku sadar, bahwa hanya kamu yg ku inginkan :)

Dipublikasi di sweet diary | 4 Komentar

duh pusiiiiiiiiiiiiing…………

       duh…cakmano ye….sidang KTI (Karya Tulis Ilmiah) denger2 gosipnyo tinggal seminggu lagi. sedangkan sampe detik ini elda belum nyebar angket ke SMA tempat penelitian elda. yang lebih parah lagi, proposal yang tempo hari sudah diujike harusnyo dikumpul senin kemaren, sedangkan elda boro-boro ngumpul minta tando tangan dosennyo be belum :(   duh ni semua karno sifat males el selamo ini sih…giliran waktu sudah mepet be baru berijo nak begerak :( (

Tuhan….janji deh, dak akan diulangi lagi….tapi tolong selametin elda besok dari amukan para dosen ye…haaaaaaaargh :( (

Dipublikasi di go midwifery | Tinggalkan Komentar